(0)

Jurus Mengusir "Hawa" Tak Sedap di Rumah
Info Terbaru | 18 Februari 2019

KOMPAS.com - Pernahkah Anda merasakan perbedaan "hawa" antara rumah satu dengan yang lain? Hal ini ternyata dipengaruhi beberapa hal, yang terkadang luput dari perhatian.

Sebagai salah satu tempat utama bersantai, beristirahat, dan bercengkerama dengan keluarga, aroma rumah sebaiknya senantiasa wangi dan menenangkan. Apabila kondisi rumah lembab dan berbau tidak enak, keluarga Anda dijamin tidak akan betah bersama-lama menghabiskan waktu bersama. Oleh karena itu, agar ruangan selalu segar sekaligus sehat, perhatikan jurus-jurus berikut ini:

Kondisi ventilasi udara

Anda harus selalu memastikan jendela di rumah terbuka setiap pagi minimal 20 menit. Hal ini memungkinkan udara segar masuk ke dalam rumah dan menggantikan udara kotor.

Sampah

Segera buang sampah di dalam rumah, terutama sampah sisa makanan dan sampah berbau menyengat lainnya. Jika tempat sampah masih menyebarkan aroma tidak sedap, ambil dan sebarkan secara merata abu gosok ke dalamnya.

Pewangi alami

Sekarang ini banyak tersedia pewangi rumah, tetapi kebanyakan tidak alami. Padahal, alam telah menyediakan berbagai sumber wangi yang murah dan mudah didapatkan. Caranya, tanam berbagai macam bunga yang menimbulkan wewangian di halaman rumah, seperti mawar, melati, kaca piring, kemuning, kenanga, dan sedap macam.

Usahakan menanam bunga di dekat pintu atau jendela agar aroma wanginya bisa masuk ke dalam rumah. Saat bunga-bunga itu bermekaran pada musimnya, Anda sekeluarga akan menghirup wewangian istimewa pemberian alam. Selain itu, Anda juga bisa memetik beberapa helai bunga untuk ditaruh di dalam rumah.

Cara lainnya, manfaatkan bumbu dapur di lemari penyimpanan. Ada berbagai macam cara menggunakan bumbu tersebut yang bisa didapatkan melalui berbagai media dan internet. Beberapa di antaranya, untuk dapur, tebarkan serbuk kayu manis pada tatakan kompor atau sangrai serbuk kayu manis tersebut sehingga wanginya akan bertahan selama beberapa hari.

Khusus di dalam ruangan, Anda bisa memakai daun pandan yang telah dirajang, cengkih, dan kayu manis ke dalam wadah khusus untuk diletakkan di ruang yang diinginkan. Usahakan peletakan "pewangi" tersebut dekat dengan pendingin rumah.

Selain itu, Anda juga bisa membakar jeruk nipis dan teteskan perasan airnya ke dalam wadah lilin. Unsur aroma dapat mengundang berbagai kesan akan sebuah ruangan. Maka, mulai sekarang, Anda bisa menciptakan memori keharuman yang tak terlupakan di rumah Anda. (INO)


Sumber: properti.kompas.com


Baca Artikel Terkait
Info Terbaru | 25 Maret 2019
Tips Praktis Memulai Bisnis Sewa Apartemen
JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi masyarakat urban perkotaan, tinggal disebuah apartemen menjadi pilihan utama. Lokasi yang strategis serta didukung dengan kelengkapan fasilitas, membuat tinggal di hunian vertikal merupakan keputusan yang logis.    Kondisi ini pun akhirnya dijadikan peluang bisnis yang menjanjikan oleh para investor properti. Mereka berlomba membeli unit apartemen untuk kemudian disewakan kembali demiBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 25 Maret 2019
Kenali Tanda Tanaman Hias Anda Harus Diganti
KOMPAS.com - Tanaman hias yang kini populer perlu ditanam kembali setiap satu atau dua tahun agar tetap kuat dan sehat. Banyak dari tanaman ini tumbuh secara alami di hutan hujan. Setelah diletakkan di dalam pot, ruang yang ada semakin lama akan membatasi gerak akar tanaman. Untuk itu beberapa tanaman mungkin perluBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 18 Maret 2019
Tips Mengecat Dinding Berpola
JAKARTA, KOMPAS.com - Mengecat bukan sekadar perkara mewarnai dinding. Dengan sedikit kreativitas, Anda bisa mendapatkan dinding berpola. Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (17/3/2019), AkzoNobel memberikan tips mengecat dinding rumah dengan pola dan beragam warna yang berbeda. Salah satu pola yang paling mudah adalah pola sarang lebah. Pola ini dapat disesuaikanBaca Selengkapnya